Daftar Daerah di Indonesia yang Mengalami Kekeringan

Wilayah Indonesia yang dilanda puso atau kekeringan di
musim kemarau ini semakin meluas. Daftar daerah yang
mengalami kekeringan dirilis Badan Meteorologi,
Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kekeringan adalah bencana yang dampaknya sangat
dirasakan oleh masyarakat terutama petani. Saat ini
saja tercatat lahan sawah yang mengalami puso seluas
127.788 hektare.

Kekeringan selain diakibatkan oleh kurangnya curah
hujan juga dapat diakibatkan oleh kurangnya daya serap
air. Kurangnya daya serap air dipicu oleh perubahan
tata guna lahan dari kawasan hutan berubah menjadi
kawasan industri, perumahan dan lain-lain.

Maka tak heran daerah di Indonesia yang dilanda
kekeringan semakin luas sebab banyaknya kawasan
industri yang terus dibangun. Kekeringan terjadi di
antaranya di Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa
Timur, dan sebagainya.

Tak hanya sawah, cadangan air waduk pun menyusut.
Pemantauan Kementrian PU terhadap 71 waduk yang
tersebar di Indonesia menunjukkan hingga akhir Agustus
2012 terdapat 19 waduk normal, 42 waspada, dan 10
kering.

Tiga waduk besar di Jawa Barat yang kondisinya para
menurut BNBP ialah Saguling, Cirata dan Jatiluhur. Tak
beda dengan Jawa Tengah dan Jawa Timur, banyak waduk
yang telah kering.

Bila Anda ingin mengetahui sejarah kekeringan di Tanah
Air dari tahun ke tahun, Anda bisa membeli buku
karangan sejarawan Hengky Soeryadi Koestanto. Dari Profil 
Hengky Koestanto saja kita bisa mengetahui ia
pernah menempati daerah yang dilanda kemarau panjang.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s