Jokowi Tidak Terima Gaji, Ini Caranya Nafkahi Keluarga!

Gaji Jokowi alias Joko Widodo sebagai walikota Solo
memang tidak dinikmati keluarganya. Prinsip Jokowi
tidak ambil gaji akan diteruskannya setelah nanti resmi
menjadi Gubernur DKI Jakarta. Lantas, bagaimana ia
menafkahi keluarga?

Jokowi menceritakan, ia dan istrinya memiliki usaha di
bidang properti, mabel rumah, pembuatan taman dan
tekstil. Usaha tersebut ia rintis sebelum menjadi
orang nomor satu di Solo. Keuntungan dari bisnis
itulah Jokowi lantas menafkahi keluarganya. Dan hingga
kini, usaha itu pun masih berjalan.

“Selama masih ada yang miskin, membutuhkan ya biar
dipakai yang membutuhkan,” ucap Jokowi, Kamis (20/9).

Sebagai informasi, gaji seorang Wali Kota Solo sebesar
Rp. 7.250.500 serta tunjangan yang nilainya lebih dari
Rp 22 juta. Sementara bila ia resmi menjadi Gubernur,
gajinya ialah Rp 8,4 juta per bulan. Belum lagi
intensif sebesar 10 kali gaji pokok dan tunjangan jika
penerimaan pajak suatu provinsi atau daerah di atas Rp
7,5 triliun.

Sementara data Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara
(LHKPN) menyebutkan harta kekayaan Jokowi sebesar Rp
27.255.717.635. Harta tersebut diketahui saat tim LHKPN
KPK melakukan pengecekan di rumah dinas calon gubernur
DKI Jakarta itu di Solo, Jawa Tengah, Selasa 5 Juni
2012.

Sebelumnya, saat membuat LHKPN pada 2010 harta Joko
Widodo sebesar Rp 18.469.690.500. Artinya kenaikan
harta selama dua tahun sekitar Rp 9 miliar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s