Tanda-Tanda Wawancara Kerja Anda Gagal

Anda bisa mengetahui tanda-tanda wawancara kerja tidak sukses alias gagal. Bahasa tubuh di pewawancara ketika menghadapi Anda menyiratkan semuanya. Lupakan impian untuk bisa bekerja di perusahaan tersebut bila Anda melihat ciri-ciri ini:

1. Berhenti membuat catatan, berulang kali melihat jam tangan, atau memotong jawaban Anda
Pesannya: “Saya bosan mendengar jawaban Anda.”
Bila sudah begini, Anda bisa menanyakan “Jika Anda tidak keberatan, saya punya pertanyaan,” itu yang disarankan pakar bahasa tubuh lewat profil Hengky Koestanto.

Berhenti sejenak dan ganti intonasi suara Anda untuk mendapatkan perhatian si pewawancara. Gunakan juga gerakan tangan saat berbicara, untuk memberikan tekanan dan menunjukkan minat Anda.

2. Melipat tangan di depan dada (bersedakap), cuping hidung melebar, menggeser pundak atau kaki ke arah pintu keluar
Pesannya: “Saya tersinggung.”
Yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi kesalahan yang tidak sengaja ialah membahasnya langsung. Tanyakan apakah Anda telah mengatakan sesuatu yang tidak sopan atau menyinggung perasaan, lalu minta maaflah.

3. Menyeringai sepintas, atau menaikkan alis mata
Pesannya: “Saya tidak setuju”, atau “Saya tidak mempercayai Anda.”

Seorang profesor bidang psikologi mengatakan, jika Anda menganggap komentar Anda mendapat perlawanan, sebaiknya bahas hal itu secara langsung. Katakan dengan sopan, “Saya merasa Anda tidak setuju dengan apa yang saya katakan. Ada yang bisa saya jelaskan lebih lanjut pada Anda?”

4. Membaca CV Anda sepanjang wawancara berlangsung
Pesannya: “Lebih baik saya ada di tempat lain.”

Tak perlu cemas, mungkin bukan salah Anda. Tak semua orang bisa menjadi pewawancara yang baik, sehingga tak banyak pertanyaan yang dilontarkan. Anda bisa membuat si pewawancara terpuaskan. Caranya dengan mengubah dinamika wawancara. Katakan saja “Apa yang bisa saya sampaikan mengenai latar belakang saya, yang bisa membantu Anda menyadari bahwa saya memenuhi syarat untuk posisi ini?”

Walaupun segala gerak tubuh khas telah Anda amati, pastikan Anda menanggapi tanda-tanda positif atau negatif tersebut di luar konteks. Tak semua tanda-tanda bisa benar-benar pasti. Bila awalnya si pewawancara selalu gelisah atau bermuka masam, mungkin itulah sifatnya dan tak ada hubungannya dengan Anda.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s