Inilah Alasan Mengapa Kita Menutup Mata saat Berciuman

Penyebab kebanyakan orang menutup mata saat berciuman
ternyata berkaitan dengan kesehatan. Alasan memejamkan
mata saat ciuman bibir setidaknya 20 detik salah
satunya reflek untuk mengurangi tekanan emosional.

Seperti manfaat multi vitamin, manfaat berciuman juga
penting bagi kesehatan, selain menjaga keharmonisan.
Penelitian di Lafayette College menunjukkan bahwa Anda
akan terhindar dari stres dan lebih bahagia dengan
berciuman selama setidaknya 20 detik.

Lantas, mengapa Anda dan pasangan reflek memejamkan
mata pada saat berciuman? Inilah penyebabnya:

Sebagai gerakan reflek untuk mengurangi tekanan
emosional yang kuat, seseorang cenderung menutup mata.

Ketika mata terpejam, maka indra tubuh yang lain
bekerja lebih baik, terutama indra peraba. Sehingga
tidak heran jika menutup mata akan memberi sensasi
lebih baik ketimbang berciuman dengan mata terbuka.

Dengan sentuhan, seseorang tak perlu melihat kedekatan
secara visual sebab ini merupakan alat komunikasi yang
menunjukkan keintiman. Jadi anpa melihatnya, Anda tahu
dia ada di dekat Anda. Semakin dekat dan dekat dengan
ciuman itu.

Dengan menutup mata, Anda berarti merasakan nyaman dan
aman dengan situasi yang terjadi. Ini juga merupakan
bentuk dari perlindungan akan serangan dan gangguan.

Banyak dari mereka yang berciuman dengan menutup mata
mengaku bahwa hal itu membuat lebih fokus dan terlupa
sejenak dari masalah apapun.

Bagaimana pendapat Anda, benarkah alasan tersebut
dengan yang Anda alami saat berciuman?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s