Inilah Penyebab Wanita Mudah Gemuk saat Remaja

makanbanyak

Memiliki tubuh yang ramping tentu idaman setiap wanita.
Namun kadang badan mudah gemuk saat usia masih remaja.
Hal ini bukan tanpa penyebab, ada beberapa faktor yang
membuat remaja wanita rentan gemuk. Apa sajakah itu?
Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Menemani kekasih membeli perlengkapan boxing mungkin
membuat Anda lapar sehingga mudah ngemil. Berbicara
soal ngemil, kebiasaan ini memang membuat mudah gemuk
tak terkecuali pada remaja. Sebenarnya masih banyak
penyebab wanita mudah gemuk saat remaja selain kebiasaan
sering ngemil.

Gaya hidup masa modern saat ini membuat orang mudah
mengalami obesitas. Tersedianya berbagai fast food di
pinggir jalan memudahkan seseorang yang tengah lapar
untuk mampir. Meskipun perut tak benar-benar lapar,
nyatanya orang cenderung memilih junk food karena
menggoda. Kalori dalam tubuh semakin tertimbun saat
Anda konsumsi seperti gorengan, minuman bersoda dan ice
cream.

Penting memang memilih makanan sehat agar terhindar dari
kegemukan. Jangan memilih makanan hanya berdasarkan
murah dan enak, namun pentingkan nilai gizi. Banyak
asupan sehat yang bisa Anda konsumsi agar berat badan
tetap ideal dan terhindar dari obesitas. Kegemukan
jelas memicu banyak penyakit seperti kardiovaskular dan
stroke.

Tak jarang wanita kerap ngemil saat bosan. Ini karena
camilan dianggap bisa meringankan beban pikiran terutama
saat stres. Maka camilan seperti cokelat dan keripik
pun langsung dilahap. Padahal, jelas ngemil bisa
membuat lemak menumpuk terlebih bila di malam hari.
Belum lagi ditambah kebiasaan malas berolahraga.

Ya, malas berolahraga hanya merugikan kesehatan. Tak
hanya bermanfaat untuk membakar kalori, berolahraga juga
membuat tubuh lebih bugar dan terhindar dari banyak
penyakit. Minimal seminggu sekali, sempatkanlah
berolahraga agar makanan tak sehat yang telah menumpuk
dalam tubuh bisa lenyap dan tak membuat kegemukan.

Tak hanya itu, kebiasaan makan orang Indonesia pun
menjadi faktor yang membuat mudah gemuk. Bila belum
makan nasi, artinya belum makan. Istilah inilah yang
membuat bobot tubuh cepat bertambah sebab nasi merupakan
sumber karbohidrat. Tentu semakin banyak karbohidrat
yang masuk maka semakin mudah juga tubuh untuk gemuk.
Ini berarti olahraga menjadi jalan terbaik untuk
memangkas lemak karena karbohidrat.

Berbicara soal olahraga, menemani kekasih olahraga tinju
memang tak ada salahnya. Anda pun bisa berlatih untuk
membuat otot semakin kuat. Tanpa perlengkapan boxing
yang rumit, Anda bisa berlatih di rumah. Tinju sendiri
memang tergolong olahraga berat dan sering menjadi
perlombaan berbagai olimpiade.

Seni bela diri ini menampilkan dua orang partisipan
dengan berat yang serupa. Baik olimpiade ataupun
olahraga profesional, kedua petarung menghindari pukulan
lawan mereka sambil berupaya mendaratkan pukulan mereka
sendiri ke lawannya. Nilai pun ditentukan oleh wasit di
setiap perhitungan waktu dan jenis pukulan.

Nah, apapun jenis olahraga yang Anda pilih. Tetaplah
jalani dengan rutin disertai pendinginan dan pemanasan
agar hasilnya semakin maksimal. Ingat, olahraga tak
hanya membuat berat badan ideal namun juga menjaga
kesehatan seluruh bagian tubuh.

Iklan

Alasan Penting Anda Harus Berhenti Makan Mie Instant

mieinstant

Mie instant memang disukai banyak masyarakat berbagai
lapisan karena selain praktis juga lezat. Padahal
bahaya mie instant bagi kesehatan tubuh sangat banyak
yang masih diabaikan konsumen. Apa sajakah itu? Mari
simak.

Mie instant sudah lekat sebagai ‘menu anak kos’ yang
entah karena terpaksa atau memang ketagihan, mie instant
terus dikonsumsi. Banyak alasan yang sebenarnya
mewajibkan Anda meninggalkan kebiasaan makan mie
instant. Tahukah Anda, segala makanan sehat yang telah
dikonsumsi akan sia-sia saat mie instant masuk ke perut.
Ya, mie instant menghambat penyerapan nutrisi makanan.
Terlebih bagi anak dibawah 5 tahun, tentu akan
menghambat perkembangannya.

Bagi ibu hamil mie instant pun bisa berakibat fatal
seperti terjadinya keguguran. Zat berbahaya pada mie
instant memberi pengaruh buruk pada janin sehingga
mengancam kelangsungan hidupnya. Tak hanya itu, bila
dikonsumsi dalam jangka panjang, mie instant membuat
tubuh menyimpan racun yang berasal dari zat kimia
seperti pengawet dan pewarna.

Pada mie instant terkandung propylene glycol yang
merupakan bahan anti beku pencegah mie kering. Zat ini
bila diserap tubuh bisa menumpuk di area hati seperti
ginjal dan liver. Selanjutnya kekebalan tubuh pun
diserang yang membuat seseorang lebih mudah
sakit-sakitan.

Hal yang paling membahayakan dari setiap mangkuk mie
instant adalah memicu kanker. Sel-sel kanker akan mudah
berkembang dalam tubuh bila tubuh menyerap zat kimia
dari mie instant terlebih bila konsumsinya dikemas dalam
styrofoam yang jelas melipatgandakan bahayanya. Saat
terkena air panas, zat kimia dalam styrofoam ikut
bereakasi sehingga larut masuk ke dalam tubuh.

Tentu masih banyak lagi bahaya konsumsi mie instant
lainnya. Disinilah pentingnya gaya hidup sehat untuk
memilih asupan bergizi dan aman dikonsumsi. Banyak
makanan alami yang menyumbang multi vitamin lengkap
untuk tubuh sehingga menunjang kebugaran. Seperti
sayuran dan buah-buahan, tentu lebih banyak menyumbang
manfaat ketimbang junk food atau mie instant.

Multi vitamin dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki seluruh
kerja organ agar tetap bekerja optimal. Dengan begitu
banyak penyakit yang bisa ditangkal dengan daya tahan
tubuh yang kuat akibat terpenuhinya kebutuhan vitamin
tubuh. Jadi jangan ragu lagi untuk mengganti mie
instant dengan banyak makanan yang lebih sehat dan jelas
memiliki khasiat tak sedikit untuk kesehatan.

Selain itu imbangi juga dengan olahraga teratur bagi
Anda yang terlanjur sering konsumsi mie instant.
Olahraga membantu tubuh menjalani proses detoksifikasi
atau pembersihan dari racun-racun. Perbanyak juga minum
air putih untuk menetralisir segala zat berbahaya yang
disumbangkan mie instant. Gaya hidup sehat hari ini
adalah untuk kelangsungan hidup hari esok.

Ayo bagikan pada teman-teman bahaya mie instant ini agar
semakin banyak yang peduli pada kesehatan. Jangan ragu
mengambil langkah bijak untuk kesehatan yang tak
terbayar oleh uang. Ya, kesehatan adalah harta yang
mahal.